Rabu, 07 November 2018

Jaringan Komputer Pertemuan 5

Edit Posted by with No comments
TOPOLOGI JARINGAN

DEFENISI TOPOLOGI JARINGAN
Topologi jaringan komputer merupakan suatu
teknik untuk menghubungkan komputer yang
satu dengan komputer lainnya yang merangkai

menjadi sebuah jaringan.
Setiap topologi jaringan komputer memiliki perbedaan:
1. Berbeda dari segi kecepatan pengiriman data
2. Biaya pembuatan
3. Serta kemudahan dalam proses maintenance nya.
Dan juga setiap jenis topologi jaringan
komputer memiliki kelebihan serta kekurangannya
masing-masing

KLASIFIKASI TOPOLOGI JARINGAN
1. Physical Topology
Topologi yang menggambarkan penempatan node jaringan dan
koneksi fisik di antara jaringan komputer
2. Logical Topology
Topologi yang menggambarkan jalur yang dilewati oleh sebuah
paket data disaat mereka melalui suatu jaringan dan diatur oleh
protokol yang digunakan oleh data tersebut
3. Signal Topology
Menggambarkan jalur yang dilalui suatu sinyal disaat mereka
melintasi jaringan.

JENIS-JENIS TOPOLOGI JARINGAN
1. Topologi Ring
2. Topologi Dual Ring
3. Topologi Bus
4. Topologi Star
5. Topologi Mesh
6. Topologi Tree
7. Topologi Hybrid

Jaringan Komputer Pertemuan 4

Edit Posted by with No comments
INSTALASI MEDIA TRANSMISI
JARINGAN

PEMBUATAN JARINGAN SEDERHANA
Terdapat beberapa alat yang digunakan untuk
membangun sebuah jaringan komputer sederhana:
1. Laptop / Komputer / End Device
2. Media Transmisi

3. Perangkat Jaringan

LANGKAH – LANGKAH
PEMBUATAN JARINGAN SEDERHANA
Jaringan komputer sederhana, merupakan jaringan
komputer yang terdiri dari dua atau beberapa
komputer, dimana setiap station atau komputer yang
terdapat di dalam lingkungan jaringan tersebut bisa
saling berbagi (peer to peer).

PERALATAN INSTALASI
PEMBUATAN JARINGAN SEDERHANA
CRIMPING TOOL

  • Memotong Kabel
  • Melepas Pembungkus Kabel
  • Memasang Konektor

PERALATAN INSTALASI
PEMBUATAN JARINGAN SEDERHANA
LAN TESTER
Melihat koneksi antar kabel,
apakah pin-pin yang
terkoneksi sesuai dengan
konfigurasi .

MEMBUAT KABEL
STRAIGHT TROUGHT & CROSS OVER
Kabel UTP:
1. Menyiapkan kabel UTP
2. Pastikan panjang kabel UTP sesuai dengan kebutuhan
3. Kupas kulit kabel
sesuai dengan konektor rj45
4. Pisahkan gelang-gelang warna
5. Susulan urutan warna sesuai dengan kebutuhan jaringan
6. Pastikan urutan warna sesuai standar
7. Dan pastikan pula ujung kabel dipotong sama rata
8. Jika urutan kabel telah sesuai
dan dipotong sama rata,
Maka masukanlah kabel UTP
tersebut kedalam konektor
9. Rapatkan konektor
menggunakan crimping tool
10. Uji konektifitas kabel UTP
menggunakan LAN Tester

Jaringan Komputer Pertemuan 3

Edit Posted by with No comments
PERANGKAT JARINGAN

Perangkat Jaringan
Dalam membangun sebuah jaringan komputer yang
lebih besar terdapat beberapa device yang harus
digunakan seperti:
1. Hub
2. Switch
3. Access Point

4. Router, dll

HUB
Hub biasanya dipilih sebagai perangkat perantara
dalam jaringan LAN yang sangat kecil dimana
bandwidth pengguna tidak mengalami masalah.
Namun, dalam perkembangan jaringan saat ini, hub
telah digantikan oleh switch

SWITCH
Switch nampaknya kini lebih disukai daripada hub
dalam membangun sebuah jaringan lokal (LAN).
Perangkat switch dapat membagi beberapa segmen
collision domain dan menyediakan keamanan yang
lebih baik dibandingkan dengan hub

Secara umum fungsi utama dari sebuah switch adalah:
1. Sebuah switch membuat keputusan berdasarkan
destination port atau tujuan dari port yang akses
diakses.
2. Sebuah switch menyimpan tabel yang digunakan
untuk menentukan bagaimana cara untuk
meneruskan lalu lintas jaringan melalui switch.
3. Cisco switch melakukan forward frame Ethernet
berdasarkan tujan alamat MAC Address dari frame

Lapisan Hirarki Switch:
Switch pada lapisan
access memiliki
kebutuhan yang berbeda
dari switch lapisan
Distribution atau switch
lapisan Core.

Access Layer Switch:
Access Layer Switch bertujuan untuk memudahkan
koneksi end devices ke dalam fitur jaringan. Fitur dari
Access Layer Switch:
•Port Security
•VLAN
•Fast Ethernet / Gigabit Ethernet
•Power over Ethernet (PoE)
•Link Aggregation
•Quality of Service (QoS)

Distribution Layer Switch:
Distribution Layer Switch menerima data dari Access
Layer Switch dan akan meneruskannya ke Core Layer
Switch. Fitur dari Distribution Layer Switch meliputi:
• Mendukung Layer 3
• High Forwarding
• Gigabit Ethernet / 10 Gigabit Ethernet
• Redundant
• Security / Access Control List
• Link Aggregation
• Quality of Service (QoS)

Core Layer Switch:
Core Layer Switch merupakan backbone dan
bertanggung jawab untuk menangani sebagian besar
jaringan LAN. Fitur dari Distribution Layer Switch
meliputi:
• Mendukung Layer 3
• Very High Forwarding
• Gigabit Ethernet / 10 Gigabit Ethernet
• Redundant
•Link Aggregation
• Quality of Service (QoS)

ROUTER
Router sering digunakan untuk menghubungkan
beberapa network yang berbeda. Router
merupakan perangkat utama yang digunakan untuk
menghubungkan jaringan LAN, WAN dan WLAN.


Jaringan Komputer Pertemuan 2

Edit Posted by with No comments

IP Address dan Subnetting

IP Address
IP address merupakan alamat dari sebuah komputer
yang dibentuk oleh sekumpulan bilangan biner
sepanjang 32 bit, yang dibagi atas 4 bagian.
IP address merupakan sebuah indetitas dari host pada
jaringan komputer. IP address yang digunakan untuk
keperluan LAN/intranet disebut sebagai IP address
local. Sedangkan IP address yang digunakan untuk
keperluan internet disebut IP address public.
Struktur IP Address
* Network dan Host
* Subnet Mask
* Panjang prefiks

Jenis IP Address
IP Publik dan IP Private
• Alamat private tidak disalurkan melalui Internet
• Alamat private:
– 10.0.0.0/8 atau 10.0.0.0 to10.255.255.255
– 172.16.0.0 /12 atau 172.16.0.0 untuk
172.31.255.255
– 192.168.0.0 /16 atau 192.168.0.0 ke
192.168.255.255
Pengguna khusus IPv4 Address
• loopback
127.0.0.0/8 atau 127.0.0.1 ke 127.255.255.254
• link-lokal atau IP Private Automatic Addressing
(APIPA)
169.254.0.0/16 atau 169.254.0.1 ke 169.254.255.254

P Address Kelas A
IP address kelas A dapat dituliskan sebagai berikut:
NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH
8 Bit 8 Bit 8 Bit 8 Bit
N: Menerangkan sebagai Network
H: Menerangkan sebagai Host
Ex: IP Address : 10.11.12.1
Subnet : 255.0.0.0
Ket:
10 :Sebagai Network
11.12.1 : Merupakan Host

P Address Kelas B
IP address kelas B dapat dituliskan sebagai berikut:
NNNNNNNN. NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH
8 Bit 8 Bit 8 Bit 8 Bit
N: Menerangkan sebagai Network
H: Menerangkan sebagai Host
Ex: IP Address : 172.168.10.1
Subnet : 255.255.0.0
Ket:
172.168 : Sebagai Network
10.1 : Merupakan Host

IP Address Kelas C
IP address kelas C dapat dituliskan sebagai berikut:
NNNNNNNN. NNNNNNNN. NNNNNNNN.HHHHHHHH
8 Bit 8 Bit 8 Bit 8 Bit
N: Menerangkan sebagai Network
H: Menerangkan sebagai Host
Ex: IP Address : 192.168.10.1
Subnet : 255.255.255.0
Ket:
192.168.10 : Sebagai Network
1 : Merupakan Host

Subnetting
KELAS Netmask CIDR
A 255.0.0.0 /8
B 255.255.0.0 /16
C 255.255.255.0 /24
/8 : 11111111.00000000.00000000.00000000
/16 : 11111111.11111111.00000000.00000000
/24 : 11111111.11111111.11111111.00000000

Penggunaan subnetting dapat menentukan besarnya
jumlah client yang dapat mengakses ke dalam sebuah
jaringan komputer.

Contoh Subnetting Kelas C
IP address kelas C merupakan alamat IP yang paling
popular digunakan dalam melakukan konfigurasi IP
Address. Lalu, bagaimana penggunaan lebih rinci dari IP
Address kelas C?
IP Address kelas C dimulai dengan subnet default
255.255.255.0 dan diakhiri sampai 255.255.255.252
atau dari /24 - /30.
IP Address 192.168.10.1 dengan Subnet 255.255.255.0
(/24).
Maka berapakah jumlah Network dan host yang akan
terbentuk?
Rumus: Ket:
Net: 2n N: Network dengan Binary (1) (setelah default)
Host: 2h-2 H: Host dengan Binary (0) (setelah default)
IP Address : 192.168.10.1
Subnet Default : 255.255.255.0 : /24
Subnet Yang Ditentukan : 255.255.255.0 : /24
Maka, untuk menghitung jumlah network dan host yang
terbentuk dari alamat IP Address diatas adalah:
11111111. 11111111. 11111111.00000000 : /24
Network : 2n Host : 2h-2
: 20 : 28-2
: 1 Network : 254 Host
Alamat IP Address 192.168.10.1/25
Berapakah jumlah network dan host yang terbentuk?
11111111. 11111111. 11111111.10000000 : /25
Network : 2n Host : 2h-2
: 21 : 27-2
: 2 Network : 126 Host
Alamat IP Address 192.168.10.1/27
Berapakah jumlah network dan host yang terbentuk?
11111111. 11111111. 11111111.11100000 : /27
Network : 2n Host : 2h-2
: 23 : 25-2
: 8 Network : 30 Host